(Generate AI)
Bumi Keras
Tanah menangis
Dinding rumah
terluka
Batu-batu
berjatuhan
Tanah gemetar
Seakan dunia
diangkat lalu dibanting
Gelas-gelas menari,
lalu pecah
Lantai rumah
mengamuk
Dunia terasa gelap
Dalam sepuluh detik
pagi mencekam
Pagi yang tak
pernah kulupakan
Bumi kenapa begini?
Saat orang-orang
baru memeulai hidup
Saat harapan baru
mau disiram
Lihatlah
Pagi itu api
menyala di dapur umum
Dan matahari tetap
terbit untuk kita
IX D
Negeriku
Terguncang
Yang datang tanpa
diminta
Negeriku terluka
Dan kehilangan
banyak raga
Bantuan demi
bantuan tiba
Menyelamatkan
negeri tercinta
Memberi jasa
Yang tidak akan
terlupakan selamanya
Negeriku terguncang
Getaran taka da
hentinya
Doa dan harapan
terucap di antara rasa trauma
IX B
Tubuhku Terluka
Oleh guncangan yang
datang tanpa diminta
Meninggalkan luka
tak kasat mata
Terasa hingga ke
dalam jiwa
Tubuhku terluka
nyawa terancam
Tangis dan doa mulai
berseru
Bumi yang tenang
mendadak murka
Menyisakan luka
yang menganga
Tubuhku terluka
Seperti dibelah
menjadi dua
Kehancuran perlahan
mulai nyata
Keteguhan tidak boleh
kalah dari beratnya cobaan
IX B
Editor: M. Hamse
